PHOTOS
ABOUT YONGKI

Yongki Gunawan lahir di Bandung 55 tahun yang lalu dari keluarga
Bapak Saleh Gunawan dan Ibu Lanny Gunawan, dengan 4 saudara wanita kakak beradik.

Beliau menetap di Gombong sejak menjelang remaja selama 5 tahun dengan orang tua dan berjualan kue di kota tersebut. Beranjak dari situlah Yongki Gunawan suka membantu orang tuanya membuat kue-kue untuk dijual terutama dalam menghias kue ultah yang merupakan kesukaannya.
Akhirnya usaha kue tersebut langsung dikenal di kota itu, maklum, karena kota Gombong adalah kota kecil.

Pada Tahun 1979, Yongki Gunawan pernah mengikuti pertandingan menghias kue yang diselenggarakan oleh FEMINA di Aldiron Plaza, Jakarta dan menjadi juara kedua, dimana juara pertama adalah Bpk Hadi Tuwendi yang tidak lain sampai sekarang adalah sahabatnya selama 25 tahun.

Yongki Gunawan kemudian melanjutkan kuliah di NHI Bandung, mengambil bidang Masakan dan Kue selama 3 tahun dan pertama kali tampil didepan publik untuk demo kue di Bandung di WIC. Juga sambil bekerja di Kursus Kue NY.LIEM Bandung sebagai dekorator dan pengajar kue.
Dari situlah Yongki Gunawan mendapatkankan ide dan kreasi-kreasi terbarunya karena beliau dapat berimprovisasi sendiri dengan mendapat kebebasan berkreasi.

Setelah selesai kuliah, Yongki Gunawan dipanggil oleh sebuah perusahaan coklat terkenal di Jakarta yaitu Guten Braun untuk mendemokan produk-produknya dengan kreasi-kreasi Yongki Gunawan sendiri khususnya untuk menghias.
Sejak itulah Yongki Gunawan dikenal dimasyarakat sebagai ahli menghias kue coklat dan sering mengadakan demo-demo kue ke kota-kota besar di Indonesia. Karena karya seninya tinggi Yongki Gunawan diundang oleh sebuah Organisasi Kue dari Australia bersama Hadi Tuwendi untuk mendemokan kreasi-kreasinya di Australia dan disitu pulalah nama Yongki Gunawan mulai dikenal lebih jauh.

Sambil bekerja Yongki Gunawan juga belajar ke mancanegara untukmengembangkan ilmunya seperti ke Philipina, Hongkong, Singapore dan Taiwan khususnya Asia. Setelah berkeliling Asia Yongki Gunawan sering mendapatkan beberapa Gold Medal dan Silver pada FHA Singapore dalam pertandingan kalangan Asia khususnya untuk Three Tier Wedding Cake, Confectionery and Pastry Show Pieces. Sayangnya saat itu Yongki Gunawan tidak diperbolehkan oleh panitia penyelenggara untuk mengikuti pertandingan-pertandingan yang ada di Indonesia dan sebagai gantinya dijadikan Juri pada setiap pertandingan.

Tahun 1987 mengundurkan diri dari perusahaan, lalu bergabung dengan adik Bp Hadi Tuwendi menjalankan Kursus keliling ke berbagai kota di Indonesia dan dari situlah Yongki Gunawan mulai dikenal lagi lebih jauh dikalangan bakery dan penggemar kue seluruh Indonesia sampai sekarang.

Tahun 1990 mulailah Yongki Gunawan belajar ke Eropa dan negara-negara barat lainnya seperti Jerman , Prancis, Belgia, Australia dan Amerika untuk menimba ilmu . Kunjungan-kunjungan dan kursus-kursus dari negara baratlah yang membuat kreasi Yongki Gunawan mulai berkembang dengan pesat, karena pada saat itu masih jarang pria yang membuat kue seperti di negara-negara Barat. Genaplah kreasi-kreasi Yongki Gunawan lebih disukai khususnya di Bakery-bakery dan perusahaan-perusahaan kue ternama di Indonesia dan mulailah debutnya untuk menjadi profesional.

Tahun 1991 membuat kue BADAK BERCULA SATU untuk event VISIT IDONESIA YEAR 1991 di Surabaya setinggi 15 meter dengan bentuk Badak bercula satu yang dibuat dari gula dengan penampilan yang gagah dan benar-benar artistik dan ukiran dikerjakan dengan tangan selama 1 bulan dan dipamerkan selama 1 bulan bersama kursus kue Sylvia Surabaya.

Sekarang Yongki Gunwan mulai menetap di Jakarta dan menjadi guru tetap di ROSSY BAKERY SUPPLIER, RANCH MARKET, LOOK&COOK, CHOCO PALACE dan beberapa tempat kursus di daerah lainnya. Yongki Gunawan juga menjadi Konsultan di beberapa Bakery ternama Indonesia dan melatih khusus untuk super market.